quickedit{display:none}

blog dengan konten ringan seputar traveling dan kuliner

pengunjung

Flag Counter

Sugih Info

blog ber isi info wisata, kuliner dan lainya
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 11 November 2019

Pengalaman back packeran melintasi 3 negara



#DAY-1
Sebelum nya tidak pernah kepikiran untuk pergi keluar negeri apalagi sendiri! Rekor perjalanan terjauh saya hanya sampai terminal ledeng bandung. Setelah googling dan banyak kawan-kawan yang yang juga share pengalam nya akhir nya aku nekat untuk uji nyali. Pertama yang ku lakukan adalah memepersipakan passport karena aku memang belum pernah buat passport sebelum nya, proses nya cukup singkat sekitar 3 hari kerja. Selanjut nya mulai browsing tiket murah tiga bulan sebelum hari keberangkatan. Waktu itu dapat 399.000 Rupiah Palembang-Singapore karena memang awal perjalanan start dari Singapore.
Bersiap untuk terbang
Jam 09.00  WIB saya sudah bisa check in, saya memang sengaja datang check in lebih awal sebab penerbangan luar negeri harus antri di imigrasi untuk cek dokumen (passport dll) dan ini pengalamn pertama jadi saya memang harus menyiapkan banyak waktu untuk jaga-jaga kalau ada kendala. Benar saja! Saat mau masuk ruang tunggu ternyata saya tidak boleh masuk sebab saya masuk ke ruang tunggu penerbangan domestic! FYI bagi kamu yang baru terbang ke luar negeri ingat ya ruang tunggu penerbangan domestic dan international berbeda tempat nya.
Terbang dengan maskapai scoot
Pengalaman pertama kali naik scoot air maskapai singapura cukup memuaskan, penerbangan nya sangat On time alias tepat waktu tanpa delay satu menit pun! Cabin nya juga nyaman dan dingin meskipun scoot merupakan pesawat dengan tarif murah. Tak lupa setelah pesawat lepas landas minta kartu imigrasi ke pramugari agar setelah pesawat mendarat semua data sudah tertulis.
Tepat pukul 14.30 pesawat mendarat dengan selamat (alhamdulilah) pemandangan terlihat kontras sekali dari kota sebelu nya (Palembang) terlihat dari atas pesawat pemandangan gedung-gedung menjulang tinggi tersusun rapi.  Saat turun pesawat muali ada rasa cemas, semua pasti tahu bahwa bandara changi  adalah bandara yang sibuk dan besar bagi saya itu sangat membingungkan! Tapi ternyata tidak seperti yang saya bayangkan petugas imigrasi bejajar dari awal masuk bandara samapi ke pintu imigrasi memberikan tanda kepada penumpang  sehingga kita tidak tersesat dan akhir nya selamat sampai ke pintu pemeriksaan!
Di Bandara
Pukul 15.00 setelah proses pemeriksaan imigrasi saya sempatkan untuk mencari kartu perdana, sebelum nya saya sempat menuggu sekitar 15 menit di ruang tunggu imigrasi, sempat bertanya-tanya juga kira-kira kenapa saya ahrus menuggu di ruangan sedangkan yang lainya ketika melewati pemeriksaan imigrasi mereka di persilahkan untuk keluar. Konon imigrasi singapura termasuk yang ketat menerapkan pemeriksaan , dan bahkan ketika kita kena random checking semua akan di periksa termasuk badan kita!
Dan akhir nya pihak imigrasi memanggil nama ku dan mempersilahkan keluar dari ruang imigrasi, lega rasa nya…
Salah satu sudut bandara changi
Sebenar nya untuk mendapatkan kartu internet di bandara terbilang cukup mahal, berhubung saya tidak tahu rute dan arah walaupun sudah bawa catatan kecil agak was-was juga tanpa internet di tangan.
Akhir nya belilah kartu paket internet seharga $ 38 untuk 8 GB  plus tourist pass (Semacam kartu untuk akses transportasi umum bus dan kereta cepat) seharga $38 untuk 3 hari sebab yang 1 hari tidak tersedia (terasa jebol kantong) bagi kamu yang niat stay di singapura Cuma 1-2 hari dan lebih banyak jalan nya dari pada naik kendaraan umum mending beli tiket Langsung di temptat/di mesin tiket, memang sih agak ribet harus pakai uang koin atau uang lembaran kertas tapi setidak nya tidak mubazir saldo tourist past nya.
Untung nya kartu tersebut bisa di pakai di Malaysia juga sehingga di sana tidak perlu beli paket data, sayang nya tidak bisa di isi ulang/Top up di Negara tetangga alias kalau mau isi ulang harus di singapura. 


Menuju ke penginapan (Bugis Street)
Rasa nya selalu ada saja orang-orang yang muncul di saat kita membutuhkan . di tengah –tengah ke bingungan saya harus keluar dari arah pintu mana untuk menuju stasiun, muncul lah bapak-bapak paruh baya yang kebetulan menuju stasiun dan menunjukan kereta mana yang harus saya pilih . fyi untuk naik kereta kalian keluar menggunakan lift dan kalian harus berdiri di Platform yang tepat, biasa nya saling berhadapan antara platform A dan B dan pintu platform akan terbuka ketika kereta tiba.
Menuggu MRT di salah satu platform
Setelah kurang lebih 30 menit naik MRT  akhir nya sampai di stasiun bugis dan menuju penginapan setelah sebelum nya mondar-mandir cari lokasi penginapan dengan GPS 

Salah satu sudut kota di depan penginapan JL bugis besar
Jika kalian inigin mencari penginapan yang murah dan strategis, kawasan bugis bisa jadi alternative
Dengan alasan:
Penginapan rata-rata untuk para backpacker dengan ranjang bersusun (tidak recommended untuk anda yang membawa keluarga)

0 komentar:

Posting Komentar